Tak Hanya Migas, Kalimantan Timur Juga Punya Kayu Dengan Serat Indah Terbaik

Maraknya gerakan hidup sehat dan ramah lingkungan, membuat orang-orang semakin gandrung dengan konsep hunian natural. Biasanya orang-orang memilih elemen kayu pada pintu, lantai kayu, dinding, plafon, meja dan kursi untuk menonjolkan konsep natural. Untungnya, menurut Asosiasi Ahli Anatomi Kayu Internasional, Indonesia menempati peringkat pertama untuk koleksi kayu terbanyak di dunia.

Indonesia berhasil menyalip Belanda dan memenangkan kompetisi, dengan jumlah spesimen kayu sebanyak 150 ribu. Beberapa spesimen kayu milik Indonesia ini merupakan kayu-kayu terbaik, yang biasa disulap menjadi lantai kayu murah dan berkualitas, furnitur, dinding, plafon bahkan pondasi rumah. Kebanyakan kayu-kayu terbaik ini berasal dari pulau Kalimantan.

Kalimatan Timur Penghasil Kayu Kelas Dunia

 

Kalimantan, pulau terbesar ketiga di dunia ini memang sudah lama dikenal sebagai penghasil kayu terbaik kualitas internasional. Kayu-kayu yang berasal dari hutannya memiliki kekuatan yang setara dengan kayu jati dari hutan Pulau Sumatera dan Jawa. Bahkan waktu telah memberikan garansi bahwa kayu hutan Kalimantan terbukti tahan lama.

Kalimantan Timur pernah menjadi daerah penghasil kayu terbaik di Kalimantan. Industri perkayuan bahkan mengalami masa jayanya pada tahun 1990-an. Saat itu, Kalimantan Timur memegang gelar sebagai daerah penghasil kayu lapis terbaik. Produknya diakui dan diburu oleh pasar internasional. Kayu lapis asal Kalimantan Timur diterbangkan ke Jepang, Amerika, Eropa, Korea Selatan, Tiongkok, Taiwan dan Malaysia.

Namun, meski sekarang bisnis kayu lapis sedang lesu, Kalimantan Timur masih mempertahankan gelarnya sebagai penghasil kayu terbaik. Dengan 12.638.936 hektar luas hutan di provinsi Kalimantan Timur, Samarinda masih menghasilkan kayu kamper dengan serat terbaik. Kayu kamper (Cinnamomum camphora) termasuk kayu dengan tingkat kelas kuat II dan kelas awet III.

Kayu kamper bisa menahan beban, baik sesuai dengan arah serat kayu ataupun secara tegak lurus. Untuk daya tahan, jika langsung bersentuhan dengan area lembab, kayu kamper hanya mampu bertahan 3 tahun. Tapi kalau dijauhkan dari air, kayu ini akan bertahan sampai 10 tahun. Kayu ini juga tidak terlalu tahan terhadap serangan jamur dan rayap. Makanya, kayu kamper lebih sering disulap menjadi list lantai kayu, furnitur, daun pintu, kusen jendela dan konstruksi rumah untuk bagian atap. Kayu kamper Samarinda juga memiliki warna merah muda dan serat halus yang indah, sehingga sangat cantik saat difinishing dengan cat transparan.

Tak hanya kayu kamper, provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di Kutai Timur, juga memiliki kayu ulin terbesar, yang tingginya mencapai 45 meter dengan diameter pohon 225 sentimeter. Kayu ulin ini dikenal juga sebagai kayu besi karena merupakan kayu dengan kelas kuat I dan kelas awet I. Kayu ulin tahan terhadap rayap, perubahan kelembaban bahkan mampu bertahan dari air laut.

Kayu Favorit Dari Kalimantan

Hutan Kalimantan Timur terbukti memiliki banyak pohon endemik yang menghasilkan kayu-kayu terbaik. Namun, karena banyak pohon yang nyaris punah, proses budidaya pun membuat persebaran pohon dan kayu-kayu di Kalimantan, tidak hanya terkonsentrasi di provinsi Kalimantan Timur saja. Ada banyak jenis kayu terbaik yang berasal dari daerah lain.

1. Kayu Meranti

 

Kayu Meranti

Kayu meranti adalah jenis kayu paling populer dari hutan Kalimantan. Ada kayu meranti merah, putih dan kuning yang biasa beredar di pasaran. Meranti merah biasa dijadikan bahan baku kapal. Kayu meranti putih untuk pembuat kayu lapis. Sementara meranti kuning biasa dipakai untuk funitur interior, konstruksi bangunan dan plywood.

2. Kayu Bengkirai

Kayu Bengkirai

Bengkirai (Shorea leavis) adalah pohon yang memiliki kulit kelabu, cokelat dan merah. Kayu ini memiliki kualitas kelas kuat I dan kelas awet I, II dan III tergantung dengan umur pohonnya. Makanya, kayu bengkirai sering dipakai untuk bantalan tiang listrik, membangun jembatan dan lantai kayu murah yang membuat tampilan rumah lebih estetik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *